Kiat Mengatasi Anak yang Suka Menggigit Kuku.
Menggigit kuku yang dalam bahasa ilmiahnya adalah Onychophagia adalah kebiasaan buruk yang
paling sulit untuk disembuhkan. Sebagian anak menggigit kuku membawa kebiasaan ini
sampai dia dewasa apabila tidak ada penanganan yang serius.
Mengapa seorang anak menjadikan menggigit kuku adalah kegiatan yang menyenangkan? Hal ini disebabkan karena:
Mengapa seorang anak menjadikan menggigit kuku adalah kegiatan yang menyenangkan? Hal ini disebabkan karena:
- Kegiatan menggigit kuku pada umumnya terjadi karena kebiasaan yang dimulai sejak kecil.
- Kegiatan menggigit kuku adalah kegiatan yang yang biasa digunakan sebagai pengalihan perhatian pada saat anak merasa tidak nyaman, cemas, perasaan kesepian, sedih atau frustasi.
- Gangguan perilaku dan konsentrasi seperti hiperaktif atau Attention Deficit Hiperaktivity Disorder ( ADHD ).
- Untuk menarik perhatian orang sekitarnya.
Kebiasaan menggigit kuku lebih banyak ditemukan pada anak
perempuan yang memang cenderung lebih mudah cemas. Kegiatan ini berlanjut hingga dewasa jika tidak segera ditanggulangi. Lalu jika
kegiatan menggigit kuku berlanjut, dampak yang akan ditimbulkan di antaranya
adalah:
- bentuk kuku yang cenderung tumbuh tidak normal akibat sering digigit.
- Kegiatan menggigit kuku menurut penelitian yang dilakukan oleh sekelompok ilmuawan Rusia dapat menurunkan IQ atau mengganggu intelegensi anak.
Hal ini dapat terjadi pada saat anak bermain yang dilakukan diluar rumah. Saatbermain diluar rumah maka anak akan beresiko
keracunan timah. Timah adalah suatu
logam yang dapat menumpuk dengan mudah dibawah kuku. Timah ini ditemukan pada
debu dan tanah dimana debu dan tanah akrab dimanfaatkan anak untuk sarana
bermain. Paparan timah yang menumpuk di sela-sela kuku anak. Timah tersebut masuk kedalam tubuh anak dan
dapat mempengaruhi tumbuh kembang anak dan memicu adanya kerusakan system saraf
anak.
Mengingat bahaya dari kegiatan menggigit kuku pada anak maka
kegiatan tersebut harus segera dihentikan. Tapi untuk menghentikan harus
dilihat dulu mengapa anak melakukan kegiatan menggigit kuku atau disebut juga Identifikasi masalah.
- Bila kebiasaan menggigit kuku pada anak pada saat anak sedang stres maka bantu anak mengatasi stres tersebut.
- Bila anak menggigit kuku karena cemas dan tidak aman, maka pastikan agar anak anda aman dan nyaman. Misalnya menemani saat dia sedang melakukan hal yang baru dilingkungan yang baru dia kenal.
- Bila kegiatan menggigit kuku karena tidak sadar atau refleks maka beri kegiatan pada anak anda yang melibatkan kedua tangannya.
- mengalihkan perhatian anak dengan memberinya permen karet ( kalau anak sudah besar)
- potong pendek kuku anak dan beri hadiah bila berhenti menggigit kuku.
Jika kegiatan
menggigit kuku masih terus berlangsung jangan memarahi anak. Kerena anak diusia
balita memiliki kecenderungan untuk melawan, sehingga semakin dimarahi dan dilarang
justru semakin dilakukannya. Dengan memarahi maka menambah kecemasan dan
rasa tidak nyaman pada anak.Maka bila anak mulai menggigit kukunya, cukup
pegang tanganya dan singkirkan tanpa harus mengatakan apa apa, lalu ajak
mengobrol kehal lain. Jika sedang santai ajak anak melihat kukunya dan katakan
bahwa dia lebih cantik kalau kukunya rapi dan sehat.
Selamat
mencoba dan semoga bermanfaat.



wah, ternyata kegiatan menggigit kuku ini ada dampaknya ya. Bentuk kuku jadi terganggu dan bahkan bisa sampai menurunkan iQ
BalasHapusIya, mbak
HapusTerkadang kita suka membiarkan anak menggigit kukunya, padahal itu kebiasaan yg tidak baik.
Iya mbak
HapusTerkadang kita suka membiarkan anak menggigit kukunya, ternyata itu adalah kebiasaan yang tidak baik
Kebetulan saya punya kenalan pria yang suka menggigit kuku, bahkan setelah punya anak. Bahaya juga kalau tidak segera ditangani.
BalasHapusIya mbak, menggigit kuku akan terbawa terus kalau tidak ditangani dari awal. Akan berakibat pada pertumbuhan dan bentuk kukunya nanti
BalasHapusBaru tau kalo ada dampaknya heu. Biasanya jg karena niru sih ya. Hehe. Makasih sharingnya bun.
BalasHapusSama-sama mbak
BalasHapus