MASIH SUKA BERGOSIP? Sst...., INI LHO 5 EFEK BURUK JIKA KAMU SERING
BERGOSIP
Kegiatan membicarakan sesuatu sering disebut dengan Ghibah
atau Gossip. Ghibah berasal dari kata Ghibyang yang artinya tak tampak. Jadi
Ghibah berarti menggunjing atau membicarakan aib ( keburukan ) orang
menimbulkan rasa tidak suka jika orang tersebut mengetahuinya.
Mengapa orang cenderung berghibah? orang suka berghibah
karena setiap orang butuh harga diri positif,dan orang yang biasa berghibah
biasanya adalah orang yang tidak memiliki Achievement Personal ( pencapaian
pribadi ) yang kuat dan Personal Identity ( identitas personal ) yang cukup
untuk bisa membuatnya memiliki Self Esteem. Dalam konteks ghibah, saat
membicarakan kejelekan orang, seseorang seolah mendapatkan Self Esteem karena
sejenak merasa bahwa kehidupan yang dighibahkan lebih buruk darinya. Padahal
secara nyata bisa jadi yang buruk adalah kehidupan orang yang berghibah.
Sehingga dibutuhkan pembanding yang lebih buruk lagi.
Lalu apakah ghibah berbahaya bagi psikologi manusia? Jawabnya
sangat berbahaya. Seseorang itu akan mengeluarkan
sesuatu yang positif jika dia
diisi dengan hal yang positif pula.
Seseorang yang sering menerima pesan negatif diotaknya, maka
hatinya pun akan tercemari kesan yang negatif. Bukan hati secara fisik,
melainkan kejiwaan kita. Semua ini berlangsung tanpa kita sadari. Saat hati
sudah negatif, maka yang keluar lewat lidah tentunya negatif. Lidah menjadi
mudah menyakiti orang lain.
Lima efek buruk jika sering bergossip ( berghibah) adalah :
1.
Bergossip
mengunakan lidah yang hanya sebagian kecil dari tubuh. Lidah lentur tidak
bertulang namun dibalik kelenturannya tersimpan kedahsyatan. Jika digunakan
untuk berucap yang baik akan membawa kebaikan, digunakan untuk berucap yang tidak
benar maka akan menjadi pedang yang terhunus yang dapat membabat diri sendiri
atau orang lain akibat ucapan tersebut.
2.
Bergossip
( berghibah ) dapat dianggap memakan bangkai saudaranya sendiri maka perbuatan
bergossip dianggap menjijikan.
3.
Bergossip
( berghibah ) akan berdampak negatif pada kesehatan. Contoh jika mendengar
kesuksesan orang lain pasti anda akan berbuat lebih baik dari orang yang
digossipkan. Padahal hal tersebut dapat membuat anda stres, tertekan bahkan
depresi.
4.
Bergossip
( berghibah ) dapat menimbulkan penyakit hati, jika mendengar atau melihat
orang sukses akan merasa sakit hati dan jika melihat orang menderita merasa
senang.
5.
Bergossip
( berghibah ) akan mengakibatkan pergaulan dikucilkan atau dijauhi orang
sekitar karena takut aib dan berita berita yang tidak benar akan tersebar.
Mengingat berghibah sangat berbahaya bagi psikologi kita maka
jauhilah berghibah. Ada beberapa cara agar jauh dari berghibah yaitu diantaranya:
1. Menahan diri dari komentar negatif tentang
orang lain.
2. Bergaul dengan orang orang menjaga
diri dari ghibah, mengingat ganjaran dosa berghibah setiap kali ingin melakukannya.
3. Senantiasa berprasangka baik.
4. Mengutamakan, menyibukkan diri dengan
aib diri sendiri.
Dengan mengingat bahwa menahan diri dari ghibah tidaklah
mudah, karena ghibah adalah “ godaan yang terbarat “ bagi orang orang yang
sholeh. Namun Allah maha tahu dan maha tepat perhitungannya, jika kita berniat
kuat dan berusaha untuk menghindari ghibah.
Semoga bermanfaat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar