Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan

Selasa, 12 Maret 2019

5 Jenis Buah yang Dapat Menurunkan Kadar Kolesterol

06.26 0 Comments

5 Jenis Buah yang Dapat Menurunkan Kadar Kolesterol

Kolesterol tinggi dapat menyerang siapa pun, baik tua atau muda. Kolesterol tinggi tidak saja dialami pemilik tubuh gemuk, tetapi pemilik tubuh kurus juga bisa. Penyebab utama dari kolesterol adalah pola makan yang tidak sehat.
 Tahukah,  ada buah yang dapat mengurangi kadar kolesterol secara efektif. Buah apakah itu? Mari simak penjelasan di bawah ini:


1. Semangka
Siapa yang tidak mengenal buah ini? Buah yang berwarna merah atau kuning ini terkenal banyak mengandung air. Kandungan likopen pada semangka dapat menurunkan kadar kolesterol jahat dalam darah.


2. Tomat
Buah tomat mengandung vitamin B, kalium, dan likopen yang mampu menurunkan kadar kolestrol. Untuk mendapatkan kadar likopen yang terbaik, tomat sebaiknya dimasak terlebih dahulu agar kadar likopen lebih mudah diserap tubuh.


3. Alpukat
Sejak dahulu, alpukat dikenal sebagai buah yang mengandung banyak lemak. Namun, lemak pada alpukat adalah lemak yang menyehatkan karena 63%penyusunnya adalah asam lemak tak jenuh, terutama asam lemak tidak jenuh tunggal.
Asam lemak tak jenuh pada alpukat berfungsi sebagai antioksidan yang berkhasiat menjaga pembuluh darah dari kerusakan akibat penumpukan kolesterol LDL ( Low Density Lipoprotein)



4. Jeruk Nipis
Kandungan flavonoid pada jeruk nipis berkhasiat menghambat produksi kolesterol jahat LDL ( Low Density Lipoprotein) dalam darah sehingga akan mengurangi risiko serangan jantung. Penggunaan jeruk nipis dapat digunakan sebagai teman minum atau dicampur dalam masakan.
Untuk menikmati jeruk nipis, cukup dengan mengiris-iris tipis dan masukkan ke dalam gelas. Tuang air panas dan tunggu 30 menit, lalu diminum hingga habis. Jangan khawatir dengan perut karena jeruk nipis tidak akan membuat lambung menjadi perih.


5. Apel  
Buah apel dikenal sebagai buah yang menyehatkan. Kandungan zat beta-glucan dan serat pada apel berperan dalam menurunkan kadar kolesterol dalam darah dan mencegah pengerasan pada arteri. Buah apel juga dapat menghindari  serangan jantung dan stroke.


Bagi yang memiliki hobi mengonsumsi makanan berkolesterol tinggi, imbangi dengan mengonsumsi buah-buahan tersebut. Semoga bermanfaat.












Selasa, 19 Februari 2019

00.03 5 Comments
Yuk Belajar jadi Reporter di JoeraganArtikel

JoeraganArtikel yang digawangi oleh Ummi Aleeya merupakan wadah pembelajaran bagi Emak yang ingin mengetahui dunia tulis menulis dan dapat menjadi lahan mata pencarian. JoeraganArtikel setiap bulan mengadakan berbagai macam training, salah satu di antaranya yang pernah saya ikuti adalah training reportase.

Saya selalu kagum melihat para pemburu berita atau reporter dapat menyuguhkan berita yang menarik. Kebetulan JoeraganArtikel mengadakan training reportase dan saya mengikuti training ini.
Setelah mengikuti training akhirnya saya mengetahui bagaimana seorang reporter mendapatkan suatu berita, mengolahnya menjadi sebuah tulisan yang menarik, dan mengirimkan ke media.

Ternyata menulis suatu hasil liputan (reportase) tidak sulit malah lebih mudah dari membuat artikel, asal kita 'peka' di setiap momen dan multitaskin dalam menghadiri suatu acara. Lalu dari mana ya untuk mendapatkan suatu ide? Karena mana bisa menulis jika enggak ada ide ya? Mudah kok, ide itu tersebar di mana-mana, misalnya, kita mengenal seorang tokoh, bisa lo, dijadikan bahan tulisan. Hal-hal unik  juga dapat menjadi bahan tulisan dan akan banyak pembacanya, dan banyak lagi.

Apa sih tujuan dari menulis liputan atau reportase, tidak lain adalah:

1. Berbagi informasi

Senang ya kalau kita dapat memberi manfaat bagi sesama dengan memberikan informasi yang kita ketahui.



2. Jebol Media

Setelah membuat hasil liputan, ayo kirim ke media cetak. Kalau jebol, senangnya tidak terkira. Seperti saya, pertama kali kirim ke harian Surya sayangnya tulisan liputan saya tidak berjodoh. Setelah diperbaiki saya coba lagi untuk kirim ke media Warta Banten, syukur Alhamdullilah liputan saya dimuat. Saat itu saya mencoba untuk meliput penangkaran burung Jalak Suren di daerah saya dengan mewawancarai salah satu penangkar burung jalak Suren. Pada saat itu liputan saya berjudul, Cegah Kepunahan “Klaten Jadi Sentra Penangkaran Jalak Suren.”
Ditayangkan 9 April 2018.

3.     Melatih Mental dengan Belajar Menulis

Sebagai seorang penulis harus berani menunjukkan hasil tulisannya. Banyak wadah untuk menampilkan tulisanmu, melalui media masa atau salah satunya di Web JoeranganArtikel.

4. Mendapatkan Penghasilan

Ini dia yang membuat bergairah untuk mengirimkan hasil liputan, yaitu mendapatkan penghasilan. Tetapi tidak usah memikirkan untuk mendapatkan penghasilan terlebih dahulu, yang terpenting tulisan sudah dimuat saja, sudah senang.

Banyak lulusan dari training reportase yang diadakan @JoeraganArtikel telah jebol media, semua ini berkat bimbingan dari para mentor yang telah mumpuni di bidangnya, seperti mbak Enni Rahayu, Nurdianah Dixit, dan lain-lain.
Mereka dengan sabar dan baik menyampaikan materi dan memberi tahu trik-triknya agar dapat jebol media.

Jika tertarik di bidang reportase, daftar saja training di JoeranganArtikel, yang biayanya pastinya ramah buat kantong para Emak yang selalu ingin meningkatkan diri melalui tulis menulis. Semoga bermanfaat.

Image, koleksi pribadi




Kamis, 14 Februari 2019

15.58 4 Comments
Baca Bukunya, Resensi Isinya, Kirim, dan Dapat Honor

Resensi buku adalah salah satu training yang diadakan @JoeraganArtikel. Saya mengikuti training ini dua tahun yang lalu.


Sebagai seorang penulis kita harus senang membaca dan bersahabat dengan buku. Penisiran ya apa sih artinya resensi buku? Dari training yang diadakan oleh @JoeraganArtikel, resensi buku adalah mendeksripsikan dan menganalisa sebuah buku secara objektif dan kritis. Lalu ada sih tujuan dari meresensi sebuah buku? Ternyata banyak tujuannya, salah satunya kita akan mendapatkan honor dari buku yang diresensi.
Buku yang diresensi kirim ke media cetak yang membuka rubrik resensi buku. Suka ya, kalau dapat horor.

Manfaat dari meresensi buku adalah:
Mendapatkan gambaran tentang sebuah buku dan memberitahukan pada pembaca.
Menambah ilmu.
Pembaca bisa memahami tujuan dari suatu buku Dan latar belakang buku tersebut dan menilai buku tersebut perlu dibaca atau tidak.
Memberi masukkan berupa kritik dan saran peda penulis buku mengenai cara penulisan, isi, dan makna buku.
Mendapat honor.

Jadi enggak rugi, dari buku yang kita beli, diresensi kemudian dikirim ke media cetak atau online, kemudian dapat honor, lalu dipakai untuk membeli buku lagi. Asyik ya.
Selain itu meresensi buku dapat menjadi media tempat kita untuk melatih menulis. Hasil resensi dapat di posting pada Web JoeraganArtikel. Dengan demikian kemampuan menulis akan semakin terasah.

Selama mengikuti training di @JoeraganArtikel akan dipandu oleh mentor-mentor yang baik dan sabar. Penyampaian materinya juga mudah dimengerti dan diserap oleh para peserta yang terdiri dari para emak-emak. Selain itu yang paling penting training diadakan secara online, jadi para emak tidak usah keluar rumah, cukup berbekal gawai 📱sehingga dapat mengawasi anak 👩‍👧‍👦dan mengurus rumah tangga. Selain itu Emak bisa belajar dengan santai, berdaster, sambil nyamil 🍫🍰atau tidur-tiduran😂

Bagaimana, masih ragu mengikuti training resensi di @JoeraganArtikel? Ayo enggak usah ragu, banyak manfaatnya dan dapat mendatangkan penghasil. Asalkan kita gemar membaca. Gemar membaca itu harus lo, sebagai seorang penulis dan dengan gemar membaca akan membuka mata dan hati menatap luasnya dunia. Semoga bermanfaat.

Image, pixabay.com

Selasa, 12 Februari 2019

04.21 12 Comments

Bermula dari Keingin Tahuan, Akhirnya Mendatangkan Uang.

Berkenalan dengan @joeraganArtikel terjadi dua tahun yang lalu. Didasari rasa ingin tahu bagaimana cara membuat sebuah artikel saya mengikuti salah satu training yang diadakan @joeraganArtikel yaitu Gampang Bikin Artikel

Setelah lulus training para peserta langsung praktik membuat artikel, didampingi oleh Pj masing-masing.
Pada saat itu saya harus mengajukan sepuluh judul artikel yang nanti akan dipilih lima judul yang harus dikerjakan. Artikel yang lolos setelah dikoreksi, di posting  ke web emakpintar sebanyak 3 artikel dan blog pribadi 2 artikel. Sebuah pengalaman baru bagi saya yang baru terjun di dunia menulis. Hasil tulisan yang harus dikoreksi terlebih dahulu, rasanya malu, tapi saya buang perasaan itu.

Itulah keunggulan dari training yang diselenggarakan oleh @Joeragan Artikel. Setelah training ada masa pendampingan yang dibimbing oleh Pj yang baik dan sabar. Cara penyampaian materi yang mudah dimengerti dan diserap oleh para emak-emak yang mempunyai semangat belajar tinggi.

Training yang diselenggarakan oleh @Joeragan artikel  sangat cocok diikuti oleh para emak-emak yang penuh dengan kerempongan. Para emak cukup mempunyai gawai berbasis android, belajar secara online. Tidak usah keluar, cukup di rumah sambil menjaga anak dan mengerjakan pekerjaan rumah. Asyikkan, dari dalam rumah dapat menambah ilmu pengetahuan dan tidak menelantarkan kewajiban sebagai seorang istri.


Bukan itu saja, pengalaman saya dari belajar mudah membuat artikel bisa menghasilkan uang, lo.
Pada saat itu setelah selesai mengikuti training, saya tercatat sebagai kontributor di emakpintar.asia.

Ini adalah awal dari saya mendapatkan bayaran dengan mengirimkan artikel.
Emakpintar.asia kemudian berubah nama menjadi emakpintar.org, mengadakan challenge dengan mengirimkan artikel setiap hari selama tiga bulan berturut-turut. Dan syukur Alhamdulillah, saya bisa mengirimkan 90 artikel selama 3 bulan dan mendapatkan bayaran yang memuaskan.
Semua ini berkat saya belajar di @Joeragan Artikel.

Tidak sampai di situ, Ummi Aleya selaku Founder @JoeranganArtikel pernah beberapa kali mengajak saya untuk membuat artikel, dan berbayar.

Dengan pengalaman saya mengikuti training di @JoeraganArtiketil, Gampang Bikin Artikel banyak manfaat yang dapat diambil. Terutama buat yang emak-emak yang ingin mendapatkan penghasilan tanpa harus meninggalkan anak.

Ayo, para emak, ikuti training yang diselenggarakan @JoeraganArtikel. Emak juga dapat mengikuti training lain yang menyangkut dunia penulisan. Training akan diadakan setiap bulannya yang pastinya seru dan dapat mendatangkan penghasilan.
Semoga bermanfaat.

Image, pexel.com








Rabu, 06 Februari 2019

07.19 0 Comments

Menghadapi Anak yang Berperi Laku 'Bossy'

Sikap bossy adalah sikap pada anak yang suka memerintah, membentak, menuntut, dan memaksa. Sikap demikian terjadi pada anak berumur 3-4 tahun, dan merupakan suatu sikap yang normal pada usia ini. Pada usia ini anak akan meniru segala gerak gerik orang dewasa atau orang tuanya yang disebut proses imitation. Anak berlaku demikian karena ingin menjadi seperti orang dewasa.
Sebenarnya sikap meniru atau imitation ini sudah ada sejak anak masih bayi misalnya, saat bayi menjulurkan lidah mengikuti mimik orang tua.
Mulai saat ini sebaiknya orang tua harus berhati-hati dalam bersikap. Salah-salah saat orang tua memerintah orang lain, hai ini ditiru oleh anak. Sehingga anak berperilaku 'bossy' pada teman dan lingkungan sekitarnya

Lalu bagaimana menghadapi anak yang berperi laku 'bossy'? Simak penjelasan di bawah ini:

1. Jadi Contoh Baik Untuknya

Pada saat orang tua ingin meminta anak tolong pada anak, pilihlah kata dan intonasi yang sopan. Dapat menggunakan kata 'tolong' sebelum meminta sesuatu.

2. Jangan Bereaksi

Pada saat anak mulai 'bossy' memerintah orang yang lebih tua, orang tua jangan bereaksi apa-apa. Tetap tenang, minta anak untuk mengulangi permintaan dengan perkataan yang sopan

3. Diam

Diam dapat menjadi solusi yang tepat. Saat anak mulai menunjukkan sikap'bossy'  orang tua tidak usah marah. Ajarkan pada anak, jika ia bukan seorang bos yang bisa seenaknya memerintah.

4. Beri Nasehat

Pada saat anak 'bossy' terhadap orang tua seperti pada teman-temannya jangan memarahinya di depan temannya. Orang tua cukup berbisik pada anak untuk tidak memerintah.

Mengatasi anak 'bossy' menang gampang-gampang susah. Orang tua jangan mudah terpancing emosi dan tetaplah tenang dalam menghadapinya. Semoga bermanfaat.

Sumber gambar, Jakartamotherhood.id





Senin, 04 Februari 2019

04.14 7 Comments
Arti Dari SETIP

Mendengar kata SETIP teringat akan sebuah benda kecil terbuat dari karet yang digunakan untuk menghapus. Bagi saya ketika sekolah dasar dahulu benda ini sangat penting dan selalu ada dalam kotak pensil saya. Bentuknya yang lucu dan ada yang berbawa harum sehingga membuat saya tertarik untuk mengoleksinya pada saat itu.

Ternyata ada istilah lain yang saya temukan setelah mengikuti salah satu chalenge yang diadakan oleh Estrilook. SETIP yang artinya Seminggu Tiga Postingan.

SETIP dalam chalenge ini diharapkan agar sebagai seorang penulis selalu konsisten dalam menulis.
Bagi saya untuk konsisten itu butuh suatu perjuangan. Disela-sela kesibukkan yang lain, dan ada rasa malas, perlu suatu pecut untuk menjadi konsisten. Apalagi untuk menulis di blog saya yang hampir lumutan 🙈.

Harapan saya dengan mengikuti chalenge selama tiga bulan berturut-turut dan memposting tulisan apa saja di blog dapat menghapus kemalasan,  membuat alasan-alasan, mengulur waktu, dan lain sebagainya.

Semoga setelah saya konsisten menulis, blog saya dapat berisi buah karya saya. Tulisan yang bermanfaat bagi orang banyak.

Ternyata menulis itu banyak gunanya, di antaranya
1. Sebagai wadah menuangkan ide, pemikiran, dan suara hati.
2. Melalui menulis dapat mengenali potensi dan kemampuan diri yang dimiliki.
3. Dapat menyerap, mencari, dan menguasai informasi sesuai dengan topik yang akan ditulis.
4. Dengan menulis dapat menata dan menjernihkan pikiran.
5. Dengan menulis dapat mendatangkan kekuatan bagi penulisnya( the power of writing).
6. Menulis dapat sebagai terapi bagi penulisnya.
7. Dengan menulis akan memperoleh kebenaran dan percaya diri.

Buat teman-teman mari kita belajar untuk konsisten menulis. Agar jari-jari kita lentur. Tidak perlu bakat dalam menulis, tapi akan lebih baik lagi jika memiliki bakat. Yang harus dipersiapkan adalah konsisten dalam menulis. Sebuah kata yang mudah diucapkan tetapi sulit untuk diterapkan.

Kembali lagi semoga dengan mengikuti SETIP ini saya dapat konsisten dalam menulis agar menjadi sebuah rutinitas dan dapat menjadi bukti bahwa diri ini pernah berkarya serta dapat mewariskan kepada anak cucu kelak, Aamiin...

Untuk lebih mengenal SETIP with ESTRILOOK, yuk kunjungi

https://www.facebook.com/groups/234318230607581/permalink/298252740880796/




Follow Us @soratemplates