Jumat, 15 Februari 2019

03.57 0 Comments

Makanan dan Minuman yang Merupakan 
Pantangan Bagi Penderita Sinusitis

Sinusitis adalah infeksi dan pembengkakan pada sinus akibat adanya penyumbatan di dalamnya. Hal yang paling mengganggu pada orang penderita sinusitis apabila ia juga menderita alergi dingin atau alergi debu sehingga daya tahan tubuh berkurang
Pada saat sinusitis sedang kambuh yang akan dirasakan adalah kepala pusing, hidung tersumbat, hingga amandel membengkak.
Ketika sinusitismu sedang kambuh, ada beberapa minuman yang perlu dihindari. Menurut laman Boldsky, minumam tersebut adalah:


1. Kopi, Teh, dan Coklat

Minuman kopi, teh, dan coklat mengandung kafein. Kafein merupakan pantangan bagi penderita sinusitis karena akan memicu infeksi sinus lebih parah.


2. Es dan Minuman Dingin

Radang sinus akan semakin parah saat mengonsumsi makanan atau minuman dingin atau es. Selain itu makanan dan minuman dingin akan memicu timbulnya batuk.



3. Susu dan Makanan olahannya

Susu dan makanan olahan hendaknya dihindari karena akan mengakibatkan produksi lendir semakin banyak dan memicu produksi dahak semakin tebal.


4. Makanan Pedas

Makanan pedas akan memicu terbentuknya lendir di tenggorokan dan hidung. Sehingga untuk sementara waktu hindari makanan pedas.



5. Bumbu dan rempah-rempah

Pada dasarnya bumbu dan rempah pada masakan akan membuat menjadi semakin enak. Namun bagi penderita sinusitis hindari dahulu masakan yang berbumbu menyengat seperti, jahe, atau pala.

Demikian makanan dan minuman yang pantang dikonsumsi pada saat penyakit sinusitis sedang kambuh. Semoga bermanfaat.

Image, pexel.com




Kamis, 14 Februari 2019

15.58 4 Comments
Baca Bukunya, Resensi Isinya, Kirim, dan Dapat Honor

Resensi buku adalah salah satu training yang diadakan @JoeraganArtikel. Saya mengikuti training ini dua tahun yang lalu.


Sebagai seorang penulis kita harus senang membaca dan bersahabat dengan buku. Penisiran ya apa sih artinya resensi buku? Dari training yang diadakan oleh @JoeraganArtikel, resensi buku adalah mendeksripsikan dan menganalisa sebuah buku secara objektif dan kritis. Lalu ada sih tujuan dari meresensi sebuah buku? Ternyata banyak tujuannya, salah satunya kita akan mendapatkan honor dari buku yang diresensi.
Buku yang diresensi kirim ke media cetak yang membuka rubrik resensi buku. Suka ya, kalau dapat horor.

Manfaat dari meresensi buku adalah:
• Mendapatkan gambaran tentang sebuah buku dan memberitahukan pada pembaca.
• Menambah ilmu.
• Pembaca bisa memahami tujuan dari suatu buku Dan latar belakang buku tersebut dan menilai buku tersebut perlu dibaca atau tidak.
• Memberi masukkan berupa kritik dan saran peda penulis buku mengenai cara penulisan, isi, dan makna buku.
• Mendapat honor.

Jadi enggak rugi, dari buku yang kita beli, diresensi kemudian dikirim ke media cetak atau online, kemudian dapat honor, lalu dipakai untuk membeli buku lagi. Asyik ya.
Selain itu meresensi buku dapat menjadi media tempat kita untuk melatih menulis. Hasil resensi dapat di posting pada Web JoeraganArtikel. Dengan demikian kemampuan menulis akan semakin terasah.

Selama mengikuti training di @JoeraganArtikel akan dipandu oleh mentor-mentor yang baik dan sabar. Penyampaian materinya juga mudah dimengerti dan diserap oleh para peserta yang terdiri dari para emak-emak. Selain itu yang paling penting training diadakan secara online, jadi para emak tidak usah keluar rumah, cukup berbekal gawai 📱sehingga dapat mengawasi anak 👩‍👧‍👦dan mengurus rumah tangga. Selain itu Emak bisa belajar dengan santai, berdaster, sambil nyamil 🍫🍰atau tidur-tiduran😂

Bagaimana, masih ragu mengikuti training resensi di @JoeraganArtikel? Ayo enggak usah ragu, banyak manfaatnya dan dapat mendatangkan penghasil. Asalkan kita gemar membaca. Gemar membaca itu harus lo, sebagai seorang penulis dan dengan gemar membaca akan membuka mata dan hati menatap luasnya dunia. Semoga bermanfaat.

Image, pixabay.com

Rabu, 13 Februari 2019

02.45 4 Comments
Pisang yang Telah Menghitam Kulitnya Jangan Dibuang, Jadikan Kue yang Lezat

Siapa yang tidak suka makan buah pisang? Buah daerah tropis ini selalu ada di pasar dan tidak mengenal musim.
Buah pisang kaya dengan vitamin dan mineral yang dibutuhkan oleh tubuh. Dalam satu buah pisang mengandung:
• Kandungan zat besi sebanyak 0,3 Mg
• Kandungan serat 3 gr
• Kandungan vitamin A sebanyak 81 UI
• Kandungan vitamin B6 sebanyak 0,5 ml
• Kandungan cianin/vitamin B3 sebanyak 0,8 ml
• Kandungan sodium sebanyak  0,1 mg
• Kandungan vitamin C sebanyak 9 mg
• Kandungan potasium sebanyak 400 mg
• Kandungan kalium sebanyak 450 mg
• Kandungan folat sebanyak 25 mg
• Kandungan mangan sebanyak 0,3 mg
Kandungan inilah yang menyebabkan buah pisang kaya manfaat. Di antara manfaat dari buah pisang di antaranya :

• Mencegah Penyakit Jantung
Buah pisang dapat mencegah penyakit jantung karena kandungan vitamin C dan flavonoid yang bersifat antioksidan dan dapat mencegah proses oksidasi lemak. Kalium dan potasium pada pisang sangat baik untuk menjaga kesehatan jantung.

• Sebagai sumber tenaga
Kandungan karbohidrat yang terkandung dalam buah pisang menjadikan sumber tenaga bagi tubuh. Dengan mengonsumsi 2 buah pisang akan meningkatkan daya tahan tubuh dan menambah energi untuk melakukan aktivitas sehari-hari.

• Menurun Berat Badan
Rutin mengonsumsi buah pisang dapat menurunkan berat badan karena pisang memiliki kandungan kalori yang relatif kecil

• Menyehatkan Tulang
Mengonsumsi pisang secara rutin dapat membantu menyehatkan tulang. Hal ini karena Kandungan mangan yang cukup tinggi.

• Memperlancar Sistim Pencernaan
Jika sistim pencernaan sedang tidak lancar, baik mengonsumsi pisang. Serat yang terkandung dalam buah pisang akan membantu memperlancar sistim pencernaan tersebut.

Masih banyak lagi manfaat buah pisang bagi kesehatan.
Seringkali buah pisang di rumah tidak termakan sehingga kulitnya terlihat hitam. Kalau sudah begitu tidak ada lagi yang akan mengonsumsinya, mau dibuang sayang.
Ternyata buah pisang yang telah menghitam kulitnya atau sering disebut bonyok dapat dibuat kue yang lezat. Kue tersebut adalah cake pisang, jenis pisang yang digunakan bisa pisang apa saja. Penasaran ingin tahu resepnya, yuk simak resep di bawah ini:

Resep Cake Pisang
Bahan:
• Pisang apa saja(bonyok/ kulitnya sudah hitam)     : 5 buah
• Mentega            : 100 gr
• Gula pasir          : 250 gr
• Telur                   : 3 butir
• Tepung terigu   : 250 gr
• Baking power    : ¾ sdt
• Baking soda       : ½ sdt
• Susu cair             : 50 ml   
Untuk hiasan: keju, meises, atau kismis.

Cara membuat

• Lumatkan pisang kemudian sisihkan
• Kocok mentega dan gula pasir hingga tercampur dan mengembang
• Masukkan telur satu persatu
• Masukkan susu cair, tunggu hingga tercampur rata
• Campur tepung terigu dengan baking powder dan soda kue. Masukkan campuran tersebut ke dalam adonan dalam keadaan masih dimixer. Setelah tercampur rata, matikan mixer.
• Masukkan dalam loyang tulban ( loyang dengan lubang di tengah) dengan mentega dan ditaburi tepung terigu merata seluruh loyang
• Beri toping parutan keju, atau ditabur meises.
• Oven selama 30-45 menit.
Semoga pisang yang telah menghitam tidak terbuang lagi, sehingga buah pisang yang kaya manfaat ini tidak terbuang.
Semoga bermanfaat.
Image, pexel.com dan resep Umi.com

Selasa, 12 Februari 2019

04.21 12 Comments

Bermula dari Keingin Tahuan, Akhirnya Mendatangkan Uang.

Berkenalan dengan @joeraganArtikel terjadi dua tahun yang lalu. Didasari rasa ingin tahu bagaimana cara membuat sebuah artikel saya mengikuti salah satu training yang diadakan @joeraganArtikel yaitu Gampang Bikin Artikel

Setelah lulus training para peserta langsung praktik membuat artikel, didampingi oleh Pj masing-masing.
Pada saat itu saya harus mengajukan sepuluh judul artikel yang nanti akan dipilih lima judul yang harus dikerjakan. Artikel yang lolos setelah dikoreksi, di posting  ke web emakpintar sebanyak 3 artikel dan blog pribadi 2 artikel. Sebuah pengalaman baru bagi saya yang baru terjun di dunia menulis. Hasil tulisan yang harus dikoreksi terlebih dahulu, rasanya malu, tapi saya buang perasaan itu.

Itulah keunggulan dari training yang diselenggarakan oleh @Joeragan Artikel. Setelah training ada masa pendampingan yang dibimbing oleh Pj yang baik dan sabar. Cara penyampaian materi yang mudah dimengerti dan diserap oleh para emak-emak yang mempunyai semangat belajar tinggi.

Training yang diselenggarakan oleh @Joeragan artikel  sangat cocok diikuti oleh para emak-emak yang penuh dengan kerempongan. Para emak cukup mempunyai gawai berbasis android, belajar secara online. Tidak usah keluar, cukup di rumah sambil menjaga anak dan mengerjakan pekerjaan rumah. Asyikkan, dari dalam rumah dapat menambah ilmu pengetahuan dan tidak menelantarkan kewajiban sebagai seorang istri.


Bukan itu saja, pengalaman saya dari belajar mudah membuat artikel bisa menghasilkan uang, lo.
Pada saat itu setelah selesai mengikuti training, saya tercatat sebagai kontributor di emakpintar.asia.

Ini adalah awal dari saya mendapatkan bayaran dengan mengirimkan artikel.
Emakpintar.asia kemudian berubah nama menjadi emakpintar.org, mengadakan challenge dengan mengirimkan artikel setiap hari selama tiga bulan berturut-turut. Dan syukur Alhamdulillah, saya bisa mengirimkan 90 artikel selama 3 bulan dan mendapatkan bayaran yang memuaskan.
Semua ini berkat saya belajar di @Joeragan Artikel.

Tidak sampai di situ, Ummi Aleya selaku Founder @JoeranganArtikel pernah beberapa kali mengajak saya untuk membuat artikel, dan berbayar.

Dengan pengalaman saya mengikuti training di @JoeraganArtiketil, Gampang Bikin Artikel banyak manfaat yang dapat diambil. Terutama buat yang emak-emak yang ingin mendapatkan penghasilan tanpa harus meninggalkan anak.

Ayo, para emak, ikuti training yang diselenggarakan @JoeraganArtikel. Emak juga dapat mengikuti training lain yang menyangkut dunia penulisan. Training akan diadakan setiap bulannya yang pastinya seru dan dapat mendatangkan penghasilan.
Semoga bermanfaat.

Image, pexel.com








Senin, 11 Februari 2019

04.32 0 Comments

Tips ASI Lancar saat Menjalankan Ibadah Puasa

Menjadi kebanggaan tersendiri bagi seorang ibu yang dapat memberikan ASI pada bayinya. Diharapkan memberikan ASI pada bayi hingga usia dua tahun. Namun bagaimana jika bulan Ramadhan tiba, seorang ibu harus menjalankan ibadah puasa dan harus menyusui bayinya juga. Suatu hal yang tidak tepat jika, karena menjalankan ibadah puasa seorang ibu mengganti ASI dengan susu formula.

Padahal ada cara di mana ibu dapat memberikan ASI pada bayi tetapi tetap dapat menjalankan ibadah puasa. Mau tahu caranya? Simak penjelasan di bawah ini:




1. Tetap Makan Tiga Kali 

Walaupun menjalankan ibadah puasa, ibu tetap dapat makan tiga sehari. Pada waktu sahur, buka puasa, dan setelah tarawih. Dengan tetap makan tiga kali maka asupan sumber energi tetap terjaga




2. Istirahat yang Cukup

Agar tubuh tetap fit selama menjalankan ibadah puasa, usahakan istirahat yang cukup. Minta bantuan orang terdekat seperti, orang tua, suami, agar waktu istirahat tidak terganggu.




3. Banyak Mengonsumsi Kurma

Kurma banyak ditemui pada bulan puasa. Apalagi kandungan yang terdapat dalam buah kurma dapat membantu untuk menjaga stamina ibu dalam menjalankan ibadah puasa. Kurma dapat dikonsumsi langsung atau diolah menjadi makanan lain.

4. Sediakan suplemen

Minta saran dari dokter untuk jenis suplemen yang baik untuk ibu menyusui. Suplemen tersebut membantu agar tubuh memproduksi ASI dalam jumlah yang mencukupi. Minum suplemen tersebut 3 kali sehari, yaitu pada saat sahur, buka puasa, dan akan tidur.




5. Perbanyak Minum Air Putih
Ibu dapat mengatur mengonsumsi air putih jangan kurang dari 8 gelas atau semampu mengonsumsinya. Dengan banyak mengonsumsi air putih menghindari ibu dari lemas dan lelah selama menjalankan ibadah puasa.

Namun bagi ibu hamil dan menyusui ada  keringanan untuk tidak menjalani ibadah demi menjalankan kewajiban sebagai seorang ibu. Asalkan diganti nantinya dengan fidyah. Jadi ibu dapat memilih untuk tetap berpuasa atau tidak.

Image: pexel.com


Sabtu, 09 Februari 2019

02.36 0 Comments

Perbedaan Makna kasih sayang dalam Islam dengan Valentine's Day

Kasih sayang adalah rasa yang dianugerahkan tuhan bagi setiap makhluknya. Di negara barat bulan Februari dikenal dengan bulan kasih sayang atau disebut dengan Valentine's Day.  Pada mulanya Valentine adalah upacara rutin agama Romawi kuno kemudian menjadi simbol agama nasrani. Perayaan Valentine merambah masyarakat timur yang notabene dominan beragama Islam, misalnya Indonesia. Kebudayaan valentine menghalalkan pergaulan bebas dijiplak oleh para remaja muslim, sehingga mempengaruhi aqidah mereka.

Berbeda makna velentine antara negara barat dan dalam agama Islam adalah cinta merupakan dasar dari kasih sayang. Cinta merupakan pondasi dan dasar keimanan seseorang. Sehingga kasih sayang dalam agama Islam diwujudkan dalam bentuk bersilahturahmi, saling tolong menolong, meringankan beban orang lain yang dilanda kesulitan, mendamaikan orang yang sedang berselisih, mengajak pada kebenaran dan mencegah dari perbuatan mungkar. Dengan demikian kasih sayang dalam Islam ada dalam kehidupan sepanjang Zaman, tak terbatas ruang dan waktu. Semangat inilah yang harus dihidupkan dalam pemahaman remaja Islam yaitu Memelihara ukhuwah islamiah

Yang terpenting dalam fenomena Valentine's Day adalah tidak mencontoh apa yang dilakukan oleh negara barat. Berpegang pada aqidah Islam dengan erat sehingga tidak tergoyahkan dengan budaya tersebut serta memaknainya dengan makna yang rasional. Biarkan urusan agama lain itu dikerjakan oleh orang yang bersangkutan, dan umat Islam menjalankan  sesuai dengan yang diajarkan oleh agama Islam.
Semoga anak-anak kita terselamatkan dari pengaruh Valentine's Day.


Rabu, 06 Februari 2019

07.19 0 Comments

Menghadapi Anak yang Berperi Laku 'Bossy'

Sikap bossy adalah sikap pada anak yang suka memerintah, membentak, menuntut, dan memaksa. Sikap demikian terjadi pada anak berumur 3-4 tahun, dan merupakan suatu sikap yang normal pada usia ini. Pada usia ini anak akan meniru segala gerak gerik orang dewasa atau orang tuanya yang disebut proses imitation. Anak berlaku demikian karena ingin menjadi seperti orang dewasa.
Sebenarnya sikap meniru atau imitation ini sudah ada sejak anak masih bayi misalnya, saat bayi menjulurkan lidah mengikuti mimik orang tua.
Mulai saat ini sebaiknya orang tua harus berhati-hati dalam bersikap. Salah-salah saat orang tua memerintah orang lain, hai ini ditiru oleh anak. Sehingga anak berperilaku 'bossy' pada teman dan lingkungan sekitarnya

Lalu bagaimana menghadapi anak yang berperi laku 'bossy'? Simak penjelasan di bawah ini:

1. Jadi Contoh Baik Untuknya

Pada saat orang tua ingin meminta anak tolong pada anak, pilihlah kata dan intonasi yang sopan. Dapat menggunakan kata 'tolong' sebelum meminta sesuatu.

2. Jangan Bereaksi

Pada saat anak mulai 'bossy' memerintah orang yang lebih tua, orang tua jangan bereaksi apa-apa. Tetap tenang, minta anak untuk mengulangi permintaan dengan perkataan yang sopan

3. Diam

Diam dapat menjadi solusi yang tepat. Saat anak mulai menunjukkan sikap'bossy'  orang tua tidak usah marah. Ajarkan pada anak, jika ia bukan seorang bos yang bisa seenaknya memerintah.

4. Beri Nasehat

Pada saat anak 'bossy' terhadap orang tua seperti pada teman-temannya jangan memarahinya di depan temannya. Orang tua cukup berbisik pada anak untuk tidak memerintah.

Mengatasi anak 'bossy' menang gampang-gampang susah. Orang tua jangan mudah terpancing emosi dan tetaplah tenang dalam menghadapinya. Semoga bermanfaat.

Sumber gambar, Jakartamotherhood.id





Follow Us @soratemplates