Kamis, 27 April 2017

Hati-hati ini Bahaya di Balik Suntikan Botox

05.46 0 Comments


Hati-hati ini Bahaya di Balik Suntikan Botox
Memiliki wajah yang cantik adalah idaman setiap wanita di dunia ini. Pada usia 30 tahun wanita masih memiliki kulit yang mulus, halus, kencang tanpa kerutan. Tapi memasuki usia 40 tahun keatas resah melanda. Mulai terlihat garis garis halus diwajah, ada disekitar dahi, ujung kelopak mata, ujung bibir. Garis garis ini adalah akibat gerakan wajah yang dilakukan berulang ulang tanpa disadari. Selain dari pada itu keelastisan kulit telah menurun, kulit cenderung kering seiring bertambahnya usia.
Sejalan berkembangnya ilmu pengetahuan dibidang kecantikan ada perawatan untuk menghilangkan kerut kerut diwajah yang dikenal dengan nama perawatan suntik Botox. Apakah suntik Botox itu?
Suntik Botox adalah implan silicon pada wajah. Botox adalah singkatan dari Botolium-Toxin type A yaitu suatu zat kimia racun yang dihasilkan oleh bakteri Clostridium Botolinum. Clostridium Botolinum banyak ditemukan pada makanan daging dagingan, sayur dan makanan kalengan terutama yang sudah kadaluwarsa.
Mengapa Botox sangat berguna didunia kecantikan?
Karena dalam dosis kecil Botox mampu merelaksasi otot, dalam hal ini otot wajah. Maka akan didapat permukaan kulit yang halus dan tidak berkerut. Botox dapat digunakan untuk menghilangkan garis kernyit antara alis mata, menghilangkan garis kerut dahi, menghilangkan garis senyum disekitar ujung mata, menghilangkan kerut wajah dan leher.
Jika yang takut menghadapi operasi plastik, Botox merupakan alternatif untuk mengatasi masalah kecantikan dengan cara disuntik pada tempat yang bermasalah. Tapi Botox bersifat tidak permanen, Botox hanya bertahan berkisar 3-6 bulan.
 
Berapakah dosis Botox yang digunakan?
 Dosis penggunaan Botox untuk keperluan kosmetik seorang pasien sekitar 20-70 unit Botox.Untuk keperluan masalah keriput dan garis wajah Botox yang digunakan adalah 100 unit. Karena Botox bersifat tidak permanen dan hanya bertahan sekitar 3-6 bulan, kemudian akan kembali lagi pada keadaan awal maka dilakukan kembali penyuntikan Botox untuk mempertahankan kecantikan kulit. Penyuntikan yang berulang berulang akan menyebab wajah akan kebal dan dosis pemakaian pun ditambah untuk mengembalikan fungsi Botox
Jika hal ini berulang ulang dilakukan untuk mempertahankan kecantikan kulit apakah ada efek sampingan yang membahayakan?
 Mengingat penggunaan Botox dalam waktu panjang tubuh secara alamiah kebal terhadap Botox, maka dosis penggunaan akan ditambah untuk mengembalikan fungsi Botox tersebut.
Dengan bertambahnya dosis pemakaian Botox maka efeknya adalah :
1.       Penumpukan bakteri diwajah.
2.       Untuk jangka panjang suntik Botox juga dapat merusak otak, mengganggu otot, mengganggu bicara, menurunkan alis mata, kelopak mata serta penipisan otot.
3.      Tidak dapat mengontrol ekspresi wajah.
4.      Memar pada bekas suntikan Botox diwajah atau warna kulit yang berbeda
 Nicole Kidman adalah salah satu artis Hoolywod yang berhenti menggunakan Botox karena efek Botox tersebut ia tidak dapat mengontrol akspresi wajahnya.
 Pada akhirnya pilihan terletak pada wanita untuk memilih cara agar dapat mempertahankan kecantikan kulit mereka. Dengan cara operasi plastik, suntik Botox atau perawatan alamiah. Operasi plastik dan suntik Botox adalah cara jalan pintas yang hasilnya dapat langsung dilihat tetapi ada efek sampingan yang dapat mengancam kesehatan. Sedangkan perawatan alamiah adalah perawatan secara berlahan dan hasilnya lama baru terlihat tapi tidak ada efek sampingan yang membahayakan. Semoga bermanfaat.

Rabu, 26 April 2017

MASIH SUKA BERGOSSIP? Ssst...INI LHO 5 EFEK BURUK JIKA KAMU SERING BERGOSSIP

23.14 0 Comments


MASIH SUKA BERGOSIP? Sst...., INI LHO 5 EFEK BURUK JIKA KAMU SERING BERGOSIP
Kegiatan membicarakan sesuatu sering disebut dengan Ghibah atau Gossip. Ghibah berasal dari kata Ghibyang yang artinya tak tampak. Jadi Ghibah berarti menggunjing atau membicarakan aib ( keburukan ) orang menimbulkan rasa tidak suka jika orang tersebut mengetahuinya.
Mengapa orang cenderung berghibah? orang suka berghibah karena setiap orang butuh harga diri positif,dan orang yang biasa berghibah biasanya adalah orang yang tidak memiliki Achievement Personal ( pencapaian pribadi ) yang kuat dan Personal Identity ( identitas personal ) yang cukup untuk bisa membuatnya memiliki Self Esteem. Dalam konteks ghibah, saat membicarakan kejelekan orang, seseorang seolah mendapatkan Self Esteem karena sejenak merasa bahwa kehidupan yang dighibahkan lebih buruk darinya. Padahal secara nyata bisa jadi yang buruk adalah kehidupan orang yang berghibah. Sehingga dibutuhkan pembanding yang lebih buruk lagi.
Lalu apakah ghibah berbahaya bagi psikologi manusia? Jawabnya sangat berbahaya. Seseorang itu akan  mengeluarkan   sesuatu yang positif jika dia diisi dengan hal yang positif pula.
Seseorang yang sering menerima pesan negatif diotaknya, maka hatinya pun akan tercemari kesan yang negatif. Bukan hati secara fisik, melainkan kejiwaan kita. Semua ini berlangsung tanpa kita sadari. Saat hati sudah negatif, maka yang keluar lewat lidah tentunya negatif. Lidah menjadi mudah menyakiti orang lain.
  
Lima efek buruk jika sering bergossip ( berghibah) adalah :
1.      Bergossip mengunakan lidah yang hanya sebagian kecil dari tubuh. Lidah lentur tidak bertulang namun dibalik kelenturannya tersimpan kedahsyatan. Jika digunakan untuk berucap yang baik akan membawa kebaikan, digunakan untuk berucap yang tidak benar maka akan menjadi pedang yang terhunus yang dapat membabat diri sendiri atau orang lain akibat ucapan tersebut.
2.      Bergossip ( berghibah ) dapat dianggap memakan bangkai saudaranya sendiri maka perbuatan bergossip dianggap menjijikan.
3.      Bergossip ( berghibah ) akan berdampak negatif pada kesehatan. Contoh jika mendengar kesuksesan orang lain pasti anda akan berbuat lebih baik dari orang yang digossipkan. Padahal hal tersebut dapat membuat anda stres, tertekan bahkan depresi.
4.      Bergossip ( berghibah ) dapat menimbulkan penyakit hati, jika mendengar atau melihat orang sukses akan merasa sakit hati dan jika melihat orang menderita merasa senang.
5.      Bergossip ( berghibah ) akan mengakibatkan pergaulan dikucilkan atau dijauhi orang sekitar karena takut aib dan berita berita yang tidak benar akan tersebar.
Mengingat berghibah sangat berbahaya bagi psikologi kita maka jauhilah berghibah. Ada beberapa cara agar jauh dari berghibah  yaitu diantaranya:
1.     Menahan diri dari komentar negatif tentang orang lain.
2.    Bergaul dengan orang orang menjaga diri dari ghibah, mengingat ganjaran dosa    berghibah setiap kali ingin melakukannya.
3.    Senantiasa berprasangka baik.
4.    Mengutamakan, menyibukkan diri dengan aib diri sendiri.

 Dengan mengingat bahwa menahan diri dari ghibah tidaklah mudah, karena ghibah adalah “ godaan yang terbarat “ bagi orang orang yang sholeh. Namun Allah maha tahu dan maha tepat perhitungannya, jika kita berniat kuat dan berusaha untuk menghindari ghibah.
Semoga bermanfaat.

Follow Us @soratemplates